Intelijen AS mengklaim menemukan bukti kalau China menutupi tingkat penyebaran Covid-19 dan seberapa menularnya penyakit ini. Itu dilakukan guna menyimpan persediaan medis yang diperlukan.
Hal tersebut dipaparkan intelijen dalam laporan berisi empat halaman ke Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, per tanggal 1 Mei. Data menarik kesimpulan dari perubahan perilaku ekspor China.